Menu

Watu Giring, Bekas Tambang yang Instagramable

Jan
09
2018
by : . Posted in : Uncategorized

IMG_9544

Hampir 1 tahun blog ini tak tersentuh 😦 akhirnya setelah mengukuhkan niat, saya mencoba menulis lagi sedikit demi sedikit. Semoga masih bisa menginspirasi dan bisa menjadi referensi untuk teman-teman semuanya.

Membahas pariwisata di seputaran Yogyakarta tidak ada habisnya, sangat banyak pilihan yang masing-masing memiliki daya Tarik tersendiri sehingga kita tidak akan bosan ketika mengunjungi Yogyakarta berkali-kali, karena selalu ada yang membuat kita rindu untuk kembali ke Yogyakarta. Salah satu wisata andalan Yogyakarta adalah wisata alam, banyak sekali pilihan wisata alam di Yogyakarta, mulai dari wisata alam yang masih alami seperti pantai, air terjun, gunung, dan masih banyak lagi. Selain itu juga ada wisata alam buatan manusia seperti gardu pandang, spot foto dengan latar gemerlap lampu kota dan lain sebagainya. Selain 2 jenis tadi, di Yogyakarta ada beberapa lokasi wisata yang dulunya adalah area pertambangan, ya di Yogyakarta terdapat beberapa wisata yang dulunya adalah bekas tambang/ area pertambangan yang kini sudah berhenti beroprasi dan disulap dengan apik dan diberikan fasilitas penunjuang sehingga menjadi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

IMG_9549

Salah satu wisata dari bekas tambang/ area pertambangan di Yogyakarta adalah Watu Giring yang terletak di Desa Jelok, Kelurahan Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Letaknya tidak jauh dari jalan utama Wonosari sehingga dapat dijangkau oleh kendaraan roda dua maupoun roda empat, jika masih belum familiar dengan gunung kidul (terutama untuk wisatawan luar kota) kita juga bisa mencarinya melalui GPS. Watu Giring adalah bekas pertambangan bebatuan alam, dimana para penambang mengambil bebatuan dengan cara dipotong kecil-kecil dan memanjang sehingga bebatuan di Watu Giring bertekstur seperti anak tangga. Daya Tarik dari Watu Giring adalah bebatuannya yang sangat instagramable, bentuk yang menyerupai anak tangga dan memiliki area cukup luas sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan spot untuk berfoto karena setiap sudutnya memiliki keunikan tersendiri.

salah satu sudut Watu Giring
salah satu sudut Watu Giring

Jika kita berkunjung pada siang hari jangan takut akan panas matahari yang membakar kulit, karena di Watu Giring sudah disediakan beberapa gazebo untuk kita berteduh ataupun beristirahat sejenak. Berkunjung sore hari menjadi pilihan beberapa wisatawan, karena matahari sudah tidak terlalu terik, sehingga hasil foto menjadi lebih maksimal dan kita bisa lebih banyak mengespresikan gaya kita didepan kamera. Untuk saat ini belum ada tiket masuk lokasi wisata Watu Giring, kita hanya dikenai karcis parkir Rp. 2.000,- untuk roda dua dan Rp. 5.000,- untuk roda empat.


Spade Picnic

to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page

Komentar

artikel lainnya Watu Giring, Bekas Tambang yang Instagramable

Wednesday 25 January 2017 | Uncategorized

Kulot premium 145.000 Order ke Wa 081362359651 SUKMA BATIK JOGJA to share...Komentar Related posts: Grosir Celana…

Wednesday 23 August 2017 | Uncategorized

Memelihara kelinci baru seumur jagung sebenarnya belum layak untuk membuat kesimpulan. Namun dari beberapa kondisi yang…

Thursday 12 January 2017 | Uncategorized

Jarum jam tangan saya menunjuk ke angka 6, tetapi suasana di kota Praha terasa sudah jam…